14 Cara Membedakan Kenari Jantan dan Kenari Betina dengan Mudah - bosskicau

Header Ads

14 Cara Membedakan Kenari Jantan dan Kenari Betina dengan Mudah

Cara membedakan kenari jantan dan kenari betina - Budidaya burung kenari saat ini tidak hanya sekedar hobi saja. Akan tetapi kini  mulai mengarah pada kegiatan produktif, mengingat  ketenaran atau popularitas burung kenari yang dapat menjadi peluang usaha. Barita baiknya kini semakin marak budidaya kenari di segala lapisan masyarakat. Nah, agar usaha kenari berjalan sesuai dengan keinginan maka perlu mengetahui hal paling dasar mengenai kenari. Yaitu tentang bagaimana mengetahui cara membedakan kenari jantan dan kenari betina secara fisik. 
Cara Membedakan Kenari Jantan dan Kenari Betina dengan Mudah
Kenari Jantan dan Kenari Betina 


   Ada banyak untuk mengetahui jenis kelamin kenari. Terdapat perbedaan suara burung kenari jantan dan betina. Tidak hanya dari keindahan postur tubuh dan variasi warna bulunya saja, kicauan kenari juga sangat merdu dan variatif. Kicauannya bisa menghibur dan mengurangi rasa penat fikiran karena seharian disibukan aktivitas kerja. Maka tidak salah lagi jika burung kecil yang identik dengan warna-warna cerah ini terus dikembangbiakkan. Usaha ternak kenari dari waktu ke waktu telah menghasilkan bakalan dengan berbagai macam keunggulannya, seperti postur yang bagus juga suaranya yang gacor, keras dan panjang.
   Burung pengicau dengan gaya khas ngerol panjang ini memiliki nilai jual yang sangat bersaing. Sehingga burung kenari popularitasnya berkembang secara signifikan, baik itu di kalangan penghobi atau bagi para penggemar baru yang sekedar untuk burung penghias teras rumah.
Harga kenari yang tinggi biasanya pada  burung yang berkualitas, baik memiliki kelamin jantan atau betina. Walaupun kenari jantan mempunyai banyak keunggulan jika dibandingkan dengan kenari betina, namun tidak berarti yang betina tidak bernilai tinggi. Karena jika betina itu berkualitas tentu juga akan berharga tinggi.
  Jika ingin memulai menangkar burung kenari ini, maka alangkah baiknya dimulai dengan manentukan pilihan pada jenis kelaminnya terlebih dahulu. Kalau menginginkan kenari yang bisa bunyi gacor dan berpostur gagah,  maka bisa memilih burung kenari jantan. Meski demikian, bukan berarti kenari betina tidak dibutuhkan.
Suara kicau si betina juga penting untuk memancing burung kenari jantan. Burung jantan akan segera membuka paruh dan berbunyi lantang bila terpancing suara kicauan kenari betina. Intinya, jika memelihara burung kenari jantan agar cepat gacor, maka kita bisa dengan memancing dengan kicauan si burung kenari betina.

Cara Membedakan Antara Kenari Jantan dan Betina dengan Mudah:

Ciri-Ciri Kenari Jantan:

  1. Saat umur 3 sampai 4 hari, saluran pembuluh vena jantan akan terlihat lebih turun dari perut turun menuju duburnya.
  2. Letak mata pada burung jantan akan terlihat sejajar dengan paruh  dapat mulai terliahat pada usia sekitar 7 hari.
  3. Ukuran kepala jantan terlihat lebih ramping dibandingkan betina.
  4. Pada usia antara 2 sampai 3 minggu, biasanya anakan jantan bisa melompat dengan jarak yang lebih jauh dibanding dengan betina.
  5. Postur  tubunya relatif lebih ramping dan panjang
  6. Kaki berukuran lebih jenjang serta jarinya lebih renggang.
  7. Dubur terlihat sedikit menonjol ke depan.
  8. Tulang belakang berwarna tua atau pekat.

Ciri-Ciri Kenari Betina:

  1. Dubur terlihat lebih datar dibanding yang jantan.
  2. Tulang belakang lebih terlihat terang
  3. Kakinya berukuran lebih pendek dan jarak jari kaki rapat.
  4. Tubuhnya relatif lebih kecil, namun dengan bentuk yang bulat.
  5. Kepalanya relatif berbentuk bulat.
  6. Pada usia antara 3 sampai 4 hari, saluran pembuluh vena kenari betina biasanya belum terlihat. Setelah menginjak usia 7 hari mata akan terlihat tepat di atas paruh.
   Inilah sekilas tentang bagaimana membedakan kenari jantan dan kenari betina. Caranya sangat mudah dilakukan. Semoga saja ulasan ini memberi manfaat dan terus mengispirasi bagi perkembangan dunia kenari di Indonesia.

No comments

Post Top Ad

Post Bottom Ad